
Harga emas kembali mencatat prestasi mengesankan dengan menembus rekor tertinggi untuk keenam kalinya secara berturut-turut, menunjukkan tren bullish yang kuat di pasar logam mulia.
Beberapa analis terkemuka seperti Gary Wagner dan Joseph Wagner dari The Gold Forecast telah mengamati momentum ini. Bank of America memprediksikan emas akan menjadi instrumen lindung nilai utama dan penggerak performa di 2026, dengan proyeksi harga perak bisa mencapai antara $135 hingga $309.
UBS juga memberikan prediksi optimis, memperkirakan emas akan mencapai $5.000/oz pada kuartal pertama 2026 di tengah penguatan harga komoditas secara lebih luas. Sentimen safe-haven (aset aman) menjadi pendorong utama kenaikan harga emas dan perak saat ini.
Sumber : KitcoNews



