
Emas dan perak mengalami penguatan signifikan dalam perdagangan terbaru akibat aksi beli dari investor yang memanfaatkan penurunan harga sebelumnya (bargain hunting). Para analis menilai penguatan ini terjadi meski nilai dolar AS tetap kuat dan yield obligasi pemerintah AS 10 tahun menunjukkan pergerakan yang stabil.
Futures emas untuk April dan perak untuk Maret mengalami pembalikan tren setelah beberapa hari melemah, menunjukkan bahwa investor masih melihat kedua logam mulia ini sebagai aset yang menarik pada level harga tertentu. Pasar tampaknya juga mempertimbangkan keputusan Federal Reserve terkait suku bunga yang akan datang.
Sejumlah analis seperti JP Morgan sempat mengungkapkan keraguan terhadap keberlanjutan reli emas, namun beberapa lembaga seperti ANZ tetap optimis dengan memproyeksikan harga emas bisa mencapai $5,800 per ons pada kuartal kedua. Volatilitas diprediksi akan mewarnai pergerakan harga emas sepanjang 2026 menurut HSBC.
Sumber : KitcoNews



