
Artikel dari Kitco News menganalisis kemungkinan pergerakan harga emas menuju tahun 2026, yang digambarkan sebagai "pergeseran tektonik". Berdasarkan pandangan para analis, tren jangka panjang emas tetap kuat meskipun belakangan mengalami tekanan harga dan volatilitas ekstrem.
Para ahli menyarankan investor untuk mempertimbangkan mengambil keuntungan dari posisi emas dan perak saat ini, sambil tetap mengamati beberapa indikator kunci untuk menentukan arah pasar selanjutnya. Beberapa indikator tersebut disebut sebagai "trifecta" yang perlu diperhatikan untuk keputusan investasi.
Sementara itu, beberapa pihak memperingatkan adanya potensi "krisis likuiditas" sistemik, dengan penjualan emas baru-baru ini dianggap sebagai sinyal tekanan pasar yang signifikan. Meski demikian, beberapa proyeksi optimistis dari analis seperti Crescat Capital menunjukkan potensi harga emas mencapai $25,000-$55,000 jika pola historis terulang.
Sumber : KitcoNews



