
Menurut analisis Van Eck's Casanova, meskipun pasar emas diperkirakan akan mengalami volatilitas tinggi di awal 2026, hal ini tidak akan menghentikan tren bullish yang sedang berlangsung. Faktor pendukung utama adalah arus kas rekor dari perusahaan pertambangan emas yang akan mendukung penilaian ulang (reratings) sektor ini.
Casanova menyoroti permintaan bank sentral yang tetap kuat terhadap emas dan peningkatan minat investor melalui ETF emas sebagai faktor fundamental yang mendukung harga emas tetap di atas level $5.000. Data menunjukkan bahwa meskipun tingkat delinquensi konsumen mencapai level tertinggi sejak 2017, emas berhasil mempertahankan posisinya sebagai aset safe haven.
Tambahan dukungan datang dari perkembangan emas bertokenisasi yang memberikan dampak signifikan pada pasar bullion secara keseluruhan, seperti yang dilaporkan SocGen. Volatilitas tinggi yang diperkirakan terjadi di awal 2026 dianggap sebagai fase normal dalam siklus pasar dan bukan tanda berakhirnya tren bullish jangka panjang.
Sumber : KitcoNews



