
World Gold Council melaporkan bahwa harga emas telah melampaui level $4.600 per ons didorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik global. Meski demikian, para analis menyebutkan bahwa resistensi sebenarnya berada pada level yang lebih tinggi yakni $4.770 per ons.
Para ahli pasar memperkirakan emas masih memiliki potensi kenaikan, dengan beberapa proyeksi menunjukkan target harga mencapai $5.000 per ons pada kuartal pertama 2026. Bank of America bahkan memprediksi emas akan menjadi instrumen lindung nilai utama dan pendorong kinerja investasi pada 2026.
Minat safe-haven terhadap emas semakin menguat, didukung oleh perkembangan di pasar Tiongkok yang menunjukkan peningkatan permintaan dan produksi emas. Sentimen pasar juga diperkuat oleh analisis teknikal yang semakin bullish untuk emas dan perak.
Sumber : KitcoNews




