
Harga emas sedang berada dalam posisi rentan setelah data Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan penurunan klaim pengangguran mingguan sebesar 16.000, menjadi total 241.000 untuk pekan yang berakhir 7 Oktober.
Angka ini jauh lebih rendah dari perkiraan konsensus pasar yang memproyeksikan 262.000 klaim. Data ini menandakan pasar tenaga kerja AS yang masih kuat, yang dapat mendukung kebijakan suku bunga tinggi Federal Reserve.
Meski emas masih bertahan di atas level support teknisnya, data ketenagakerjaan yang kuat ini memberi tekanan pada harga logam mulia karena mengurangi harapan penurunan suku bunga dalam waktu dekat.
Para analis mengingatkan bahwa emas mungkin akan menghadapi volatilitas jangka pendek, namun tren jangka panjang masih menunjukkan potensi penguatan.
Sumber : KitcoNews



