-
3 Februari 2026 12:16 pm

Emas Hadapi Tekanan Baru karena Ancaman Inflasi AS Berlanjut

Emas Hadapi Tekanan Baru karena Ancaman Inflasi AS Berlanjut
Harga emas diperkirakan akan menghadapi tekanan lebih besar karena ancaman inflasi di Amerika Serikat yang masih berlanjut. Para analis memperingatkan bahwa data ekonomi terbaru menunjukkan inflasi masih menjadi risiko signifikan, yang bisa mempengaruhi kebijakan suku bunga Federal Reserve. Fed kemungkinan akan lebih berhati-hati dalam menurunkan suku bunga jika inflasi tetap tinggi, yang bisa memberikan tekanan pada harga emas. Emas, yang biasanya dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi, paradoksnya bisa tertekan ketika bank sentral mempertahankan suku bunga tinggi untuk mengendalikan inflasi. Meski demikian, beberapa ahli masih optimis dengan prospek jangka panjang emas. Bank of America memperkirakan emas akan menjadi pendorong kinerja utama pada tahun 2026, sementara UBS memproyeksikan harga emas bisa mencapai $5,000 per ons pada kuartal pertama 2026. Sumber : KitcoNews
Blog Post Lainnya
Copyright ©- 2026 PT Aneka Logam Indonesia , All Rights Reserved.