
Pasar emas berhasil mempertahankan level psikologis $5.000, menciptakan keseimbangan baru di tengah ketidakpastian ekonomi global. Analis dari Sucden Financial mengamati bahwa meskipun terjadi volatilitas tinggi, emas tetap menjadi aset safe-haven yang diminati investor.
Data ekonomi AS menunjukkan tanda-tanda pelemahan, dengan tingkat delikuensi konsumen mencapai level tertinggi sejak 2017. Kondisi ini meningkatkan kekhawatiran akan potensi resesi ekonomi yang dapat memicu reli baru untuk emas di masa mendatang.
Sementara itu, perak juga mengalami reli parabolik yang disebut sebagai 'peristiwa tujuh sigma' oleh RJO Futures, di mana beberapa trader berhasil mengubah investasi $20.000 menjadi $5 juta. Fenomena ini menunjukkan bahwa logam mulia sedang memasuki rezim volatilitas tinggi baru seperti yang dilaporkan oleh Heraeus.
Sumber : KitcoNews



