
Menurut Frank Giustra, era perdagangan emas berbasis kertas kemungkinan akan segera berakhir, yang berpotensi memicu lonjakan signifikan pada harga emas fisik. Ia menghubungkan fenomena ini dengan gerakan 'project vault' yang dilihatnya sebagai sinyal dari tatanan dunia baru dalam sistem keuangan global.
Giustra juga menyoroti tanda-tanda perubahan geopolitik besar yang mungkin berdampak pada posisi emas sebagai aset safe haven. Ia menekankan pentingnya kepemilikan fisik emas di tengah ketidakpastian pasar yang meningkat.
Analisis ini muncul di tengah peningkatan minat investor pada logam mulia, dengan beberapa analis dari Bank of America dan UBS memproyeksikan harga emas bisa mencapai $5.000/oz pada awal 2026. Pasar emas dan perak juga sedang menunjukkan tren bullish yang kuat.
Sumber : KitcoNews



